Nomor punggung dalam sepak bola

6-sejarah-jersey-sepak-bola

Nomor punggung sering kali dihubungkan dengan posisi yang dimainkan. Malahan justru posisi itu digambarkan oleh nomor punggung! Itu artinya bahwa nomor punggung pemain berubah di setiap pertandingan, tergantung dari posisi mana yang ditugaskan pada pemain pada hari itu. Angka 1 dan 12 biasanya untuk penjaga gawang, 5 untuk bek tengah, 9 untuk striker, 11 untuk sayap kiri dan 10 untuk gelandang serang.

Aturan itu berubah pada Piala Dunia 1954 ketika FIFA menaruhkan aturan bahwa tim harus menggunakan sistem nomer. Nomor punggung spesifik juga diberikan kepada pemain untuk sepanjang turnamen. Dan sistem itu digunakan dari dulu hingga sekarang.

Dengan sistem nomer 1 hingga 11 yang dihapus, di panggung dunia, tim biasanya menggunakan angka 1 sampai 23, meski ada sejumlah pengecualian. Dan di level klub, angka mana pun dari 1 sampai 99 bisa dipakai. Jadi, anda punya angka acak saat bermain – angka yang dianggap pemain punya keberuntungan atau punya sejarah tersendiri.

Pemain saat ini mengkalim sejumlah angka dan selalu melindunginya. Hanya pemain yang dianggap punya bakat tertentu yang diberikan angka 7, 9 dan 10. Mereka punya sejarah untuk mendukung angka itu dan menjadi sama dengan legenda sebelumnya. Tetapi kehormatan terbesar ada pada nomer 10, yang diberikan kepada pemain paling kreatif di atas lapangan yang mencetak gol tertinggi. Nomer 10 juga pernah diberikan kepada legenda Pele, Diego Maradona, Michel Platini, Zico, Lothar Matthaus, Gary Lineker, Roberto Baggio, Zinedine Zidane, Michael Owen, Juan Roman Riquelme, Francesco Totti, Del Piero, Ruud Van Nilstelrooy, Rivaldo, Ronaldino, Van der Vart, Wayne Rooney, Kaka dan Lionel Messi.

Bobby Charlton, Ian Rush, Fernando Torres dan Alan Shearer pengguna nomor punggung 9. Penyerang subur Brasil Ronaldo juga menggunakan angka 9. Nomor 7 jadi nomor ikonik yang digunakan oleh David Villa, Raul Gonzalez, Franck Ribery, Luis Figo, George Best, Eric Cantona, Juanito, Amaro, David Beckham, Cristiano Ronaldo dan Andriy Shevchenko.